Survei Mawas Diri, Wonorejokulon Evaluasi Kesehatan Masyarakat
Kamis, 21 Juni 2022 10:45:27
Admin
Survei Mawas Diri, Wonorejokulon Evaluasi Kesehatan Masyarakat

wonorejokulonbutuh.id - Survei Mawas Diri (SMD) merupakan serangkaian kegiatan evaluasi terhadap faktor-faktor dan masalah kesehatan di lingkungan desa. Kegiatan ini bagian dari program kegiatan upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM) yang didampingi langsung oleh UPT Puskesmas Sruwohrejo. Dalam pelaksanaannya, SMD dihadiri oleh Perangkat Desa, TP PKK Desa, Kader Posyandu, Kader Posbindu dan unsur Lembaga Kemasyarakatan Desa lainnya.

Pada acara tersebut, dipaparkan data-data yang berhubungan dengan faktor kesehatan masyarakat desa. Data yang dimaksud berupa jumlah penduduk berdasarkan usia, data kasus penderita penyakit tertentu, data kasus kesehatan pada balita, data gizi buruk hingga data rumah tangga seperti data SPAL dan rumah sehat. Data-data tersebut dipaparkan kemudian disampaikan pula rencana tindaklanjut dan penanganan atas permasalahan tersebut.

Kepala Desa Wonorjeokulon Agus Zuhri, S.Pd.I. dalam sambutannya menyampaikan perlu upaya peningkatan gerak swadaya masyarakat serta gotong royong untuk mewujudkan kesehatan masyarakat yang diharapkan. Kegiatan yang sudah ada seperti giat minggu bersih di masing-masing RT perlu lebih digiatkan lagi dan perlu merangkul partisipasi masyakat lain agar lebih maksimal. Dengan gotong royong upaya mewujudkan lingkungan yang sehat bukanlah hal yang sulit untuk direalisasikan.

Sementara itu, Ibu Trisnawati dari UPT Puskesmas Sruwohrejo menyampaikan perlu komitmen pemerintah desa untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Rencana tindak lanjut atau intervensi yang telah disetujui selanjutnya menjadi bahan pemerintah desa untuk diangkat dalam forum musrenbangdes. Pada musyawarah di sanalah anggaran kegiatan disepakati.

Masalah-masalah kesehatan yang menjadi perhatian di desa Wonorejokulon di antaranya masih ada rumah tangga yang belum menggunakan SPAL yang baik, masih ada balita tidak aktif posyandu, dan masih tingginya angka perokok aktif. Selain itu, masih pula ditemukan rumah kurang sehat yang belum menggunakan lantai kedap air. Segala masalah yang ada di atas diharapkan dapat teratasi dan tertangani secara bertahap. Di samping upaya dari pemerintah desa, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan turut meningkat demi baiknya keualitas kesehatan masyarakat Wonorejokulon secara umum. 

 

129
Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
CAPTCHA Image
APBDes 2022
Dana Desa (DD)
Rp 864.238.000,0052%
Alokasi Dana Desa (ADD)
Rp 226.935.120,0014%
Peneriman Bantuan Provinsi (PBP)
Rp 405.000.000,0024%
Penerimaan Bantuan Kabupaten (PBK)
Rp 33.314.592,002%
Penerimaan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah (PDRD)
Rp 42.052.200,003%
Pendapatan Asli Desa (PAD)
Rp 57.924.000,003%
Pembiayaan Silpa SLL
Rp 792.500,000%
Pembiayaan Silpa DDS
Rp 45.384.000,003%
Pendapatan Lain-lain (DLL)
Rp 400.000,000%
Total APBDes 2022
Rp 1.676.040.412,00
100%
APBDes 2021
Dana Desa (DD)
Rp 617.756.000,0067%
Alokasi Dana Desa (ADD)
Rp 228.405.565,0025%
Peneriman Bantuan Provinsi (PBP)
Rp 5.000.000,001%
Penerimaan Bantuan Kabupaten (PBK)
Rp 33.314.592,004%
Penerimaan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah (PDRD)
Rp 0,000%
Pendapatan Asli Desa (PAD)
Rp 41.424.000,004%
Pendapatan Lain-lain (DLL)
Rp 300.000,000%
Total APBDes 2021
Rp 926.200.157,00
100%
Realisasi APBDes 2021
Dana Desa (DD)
Rp 572.372.000,0062%
Alokasi Dana Desa (ADD)
Rp 228.405.548,0025%
Peneriman Bantuan Provinsi (PBP)
Rp 5.000.000,001%
Penerimaan Bantuan Kabupaten (PBK)
Rp 33.314.592,004%
Penerimaan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah (PDRD)
Rp 0,000%
Pendapatan Asli Desa (PAD)
Rp 41.424.000,004%
Total Realisasi APBDes 2021
Rp 45.684.017,00
95%